Untuk menjadi bagian dari pengurus OSIS, calon pengurus harus memenuhi kriteria berikut:
Karakter & Spiritual: Memiliki ketaatan dalam beribadah sesuai agama masing-masing (sejalan dengan visi Beriman & Bertaqwa).
Akademik: Memiliki nilai akademik yang baik dan disiplin dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar (sejalan dengan visi Berprestasi).
Kepemimpinan: Memiliki jiwa kepemimpinan, jujur, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam tim.
Kepedulian: Memiliki kepedulian tinggi terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah (sejalan dengan visi Peduli Lingkungan).
Administratif: Terdaftar sebagai siswa aktif SMP Negeri 2 Gedangan dan bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi serta LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa).
Secara garis besar, OSIS bertindak sebagai penggerak kegiatan siswa di sekolah, yang meliputi:
Pelaksana Program Kerja: Menyusun dan menjalankan program kerja kreatif yang mendukung pengembangan bakat dan minat siswa.
Penghubung (Jembatan): Menjadi saluran komunikasi yang efektif antara siswa dengan pihak sekolah (Guru dan Kepala Sekolah).
Teladan (Role Model): Menjadi contoh bagi siswa lain dalam hal kedisiplinan, etika berpakaian, dan tutur kata yang sopan.
Penggerak Visi Sekolah: Menginisiasi kegiatan yang meningkatkan iman (seperti PHBI), prestasi (seperti lomba-lomba), dan aksi nyata pelestarian lingkungan (seperti kampanye bebas sampah plastik).
Sebagai pengurus, setiap anggota memiliki kewajiban untuk:
Menjaga Nama Baik: Menjaga kehormatan dan nama baik SMP Negeri 2 Gedangan baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
Menjunjung Tinggi Tata Tertib: Menjadi garda terdepan dalam mematuhi seluruh peraturan sekolah tanpa pengecualian.
Bertanggung Jawab: Melaksanakan tugas yang telah diberikan dengan penuh tanggung jawab dan melaporkan hasilnya secara transparan.
Aktif & Partisipatif: Menghadiri rapat rutin dan terlibat aktif dalam setiap kepanitiaan acara sekolah.
Melestarikan Lingkungan: Wajib mengedukasi dan mengajak rekan siswa lainnya untuk menjaga keasrian serta kebersihan sekolah sebagai wujud bakti pada lingkungan.